Sanjungan untuk Alisson Becker: Messi-nya Penjaga Gawang

Lesehanbola.net – Kiper AS Roma, Alisson Becker, disanjung sebagai Lionel Messi versi kiper. Becker dinilai lebih spesial dibanding Gianluigi Donnarumma.

Alisson menjadi pembicaraan sepanjang musim ini. Performa apiknya di Roma membuat dia mendapat banyak sanjungan dan digosipkan jadi incaran klub lain pada bursa transfer musim dingin lalu.

Adalah Liverpool yang sempat dikabarkan terpikat padanya. Meski tak ada kesepakatan yang terjalin, dimana Alisson mengaku ingin fokus di Roma dan baru melihat potensi ke klub lain akhir musim nanti, pembicaraan tentang kiper Brasil ini tak berhenti begitu saja.

Kiper asal Brasil itu memang spesial jika melihat angka-angka di balik performanya, dia lebih unggul dari Gianluigi Buffon dan Gianluigi Donnarumma.

Alisson (23 main) mencatatkan 10 clean sheet di Serie A musim ini, sementara Buffon (11 main) dan Donnarumma (23 main) masing-masing punya 6 clean sheet. Keunggulan lain Allison adalah dalam hal penyelamatan karena dia sudah membuat 65 kali, sedangkan Buffon dan Donnarumma masing-masing bikin 23 dan 54 save. Persentase distribusi bola yang sukses dia juga lebih tinggi, yakni mencapai 84%, di atas Buffon (80%) dan Donnarumma (77%)

Sanjungan pun datang dari mantan pelatih AS Roma, Roberto Negrisolo. Dia menganggap Alisson adalah kiper nomor satu di dunia saat ini.

“Apakah Alisson berharga 50 juta euro? Jangan bodoh, dia berharga jauh lebih tinggi dari itu. Saya pikir masih banyak orang yang tak sadar akan kemampuan Alisson,” ujarnya kepada Il Romanista seperti dilansir Express.

“Pemain ini sangat fenomenal. Dia adalah pemain nomor punggung 1 terbaik saat ini. Ia merupakan Messi versi kiper, karena memiliki mentalitas seperti Messi. Seorang kiper yang mampu membentuk era baru.”

“Dia tak bisa dibandingkan dengan Gianluigi Donnarumma. Alisson terlalu spesial. Saat pertama kali melihatnya, dia masih belum menjadi bagian utama Roma. Saya melihat dia bermain untuk timnas dan penampilannya sangat luar biasa. Cara dia menjaga gawang mengingatkan saya kepada Dino Zoff. Saya juga membandingkan dia dengan mantan kiper legendaris Belgia, Michel Preud-Homme. Pemain ini terlahir untuk jadi kiper,” tukas Negrisolo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *