Terlibat Kerusuhan Suporter PSMS Dilarang Masuk Stadion

lesehanbola.net – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman pada suporter PSMS Medan yang terlibat kericuhan pada laga melawan Persita Tangerang. Komdis melarang mereka masuk stadion dan memberikan denda puluhan juta rupiah.

Kericuhan tersebut terjadi setelah digelarnya laga antara PSMS versus Persita pada partai terakhir Grup B babak 16 besar Liga 2 di Stadion Mini Persikabo, Kabupaten Bogor, Rabu (11/10/17) lalu. Keributan antar kedua suporter terjadi di dalam dan di luar stadion.

Alhasil, dari kericuhan itu sejumlah suporter PSMS yang kebanyakan anggota TNI mengalami luka bocor di kepala. Sementara itu, belasan suporter Persita masuk rumah sakit dan satu suporter berusia 17 bernama Banu Rusman meninggal dunia akibat luka parah di kepalanya.

Melalui sidang yang digelar pada 18 Oktober 2017, Komdis akhirnya melarang suporter PSMS untuk memasuki stadion sebanyak empat kali. Selain itu, mereka juga dijatuhi denda sebesar Rp. 30.000.000 karena terbukti terlibat saling lempar yang menimbulkan korban jiwa.

Dari sidang tersebut, Komdis juga memutuskan untuk memberikan hukuman pada Panitia Pelaksana Pertandingan (panpel) Persita. Sebab, mereka gagal mencegah suporter melakukan pelemparan terhadap suporter PSMS yang akhirnya memicu aksi saling lempar yang menimbulkan korban jiwa.

Panpel Persita pun dijatuhi hukuman larangan menggelar satu pertandingan tanpa penonton. Mereka juga dijatuhi denda sebesar Rp. 22.500.000.

Selain itu, ada pula Panpel Persebaya Surabaya yang juga diberi denda sebesar Rp. 67.500.000. Panpel dianggap tak bisa mencegah suporter melakukan pelemparan dan merusak gate entrance saat laga Persebaya kontra Kalteng Utara pada babak 16 besar Liga 2 grup C di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (12/10/2017) lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *